Friday, April 3, 2020

Cara mengurangi resiko terjadinya maag



Assalamualaikum

Penyakit maag atau biasa disebut dengan naiknya asam lambung merupakan hal biasa di kalangan masyarakat biasa, kenapa begitu karena kebiasaan buruk pola makan yang ada di jaman sekarang dan menyebabkan banyak sekali orang terserang maag. Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit maag, bisa terjadi karena bakteri, makanan yang kita konsumsi seperti makanan pedas maupun asam, setres, minuman beralkohol, muntah muntah, mengkonsumsi obat anti radang dan aspirin. faktor tersebut dapat menimbulkan seseorang terkena penyakit maag


Terjadinya asam lambung bisa juga karena infeksi, bakteri yang masuk kedalam lambung akan menginfeksi sehingga akan terjadinya maag. Bagimana cara mengobati penyakit sakit maag?

1. Mengkonsumsi obat obatan
Mengkonsumsi obat adalah hal yang mujarab dan instan, obat yang paling sering digunakan adalah antasida. Kenapa antasida dapat meredakan sakit maag? karena antasida bekerja untuk menetralkan asam lambung yang ada di dalam lambung sehingga dapat mengurangi rasa nyeri ketika sakit maag sedang kambuh, tapi perlu diingat mengkonsumsi antasida secara berkala akan menimbulkan efek samping seperti diare.

2. Mengubah pola makan
Salah satu dampak seseorang terkena maag adalah memiliki pola makan yang tidak teratur atau biasa kita sebut sembarangan, ditambah lagi sekarang banyak jajanan dipinggir jalan yang memiliki rasa yang sangat kuat seperti penyedap, rasa pedas yang terlalu kuat. konsumsi lah makanan yang kaya akan serat seperti buah dan sayuran, jika kalian sudah memiliki riwayat penyakit maag sebisa mungkin untuk segera merubah pola makan, sebelum lambung anda semakin parah.

3. Mengihindari setress
Setress merupakan dampak terbesar bagi penderita penyakit maag, karena setress dapat menaikkan asam lambung sehingga jika terlalu banyak setrees maka resiko untuk terkena penyakit asam lambung akan semakin besar.

Itulah 3 cara untuk mengurangi resiko terjadinya penyakit asam lambung atau maag, Mencegah sebelum terjadinya penyakit asam lambung lebih baik daripada mengobati nya.

Terimakasih

0 komentar:

Post a Comment